TENGGELAM dan MENYELAM

Di lautan nikmat Dua makhluq berpisah Yang satu tenggelam yang lain menyelam Kau tahu apa bedanya? Di lautan nikmat, seringkali kita tenggelam. Tanpa pelita penerang. Tanpa sinaran cahaya yang membuat kita bisa menatap lekat keindahan, keunikan, keajaiban, dan pesona hidup. Bahkan tanpa alat pernafasan yang membuat kita megap-megap mengutuki air terminum yang rasanya pahit-pahit asin. Pada selaman nikmat, kita benar-benar …

MENGHADIRKAN HATI

Katakanlah, seperti saya; Anda menikah kira-kira 15 tahun lalu, atau bahkan lebih. Hampir dipastikan kita mampu mengingat pakaian apa saja yang kita kenakan pada saat akad ataupun walimah dari atasan, bawahan, hingga penutup kepala, dan juga alas kakinya. Masyaallah. Tetapi coba ingat-ingat; masihkah kita hafal baju apa yang kita pakai 19 hari yang lalu? Kecuali Anda punya seragam kerja yang …

BERTAHAP

Meskipun pada beberapa orang bisa saja terjadi, proses hijrah itu “inqilabiyah.” Hijrah itu sesuatu yang revolusioner, yang 180° perubahannya. Tapi secara umum manusia, hijrah itu memerlukan “tadarruj,” proses bertingkat-tingkat yang kemudian dia satu demi satu penuhi. Kita tidak boleh untuk kemudian menuntut orang lain menjadi orang yang hijrahnya harus “inqilabiyah.” Kita boleh jadi harus memaklumi bahwa seseorang yang berhijrah itu …

BERGURU

Dalam hubungan-hubungan yang kita jalin di kehidupan, Setiap orang adalah guru bagi kita. Ya, setiap orang. Siapapun mereka. Yang baik, juga yang jahat. Betapapun yang mereka berikan kepada kita selama ini hanyalah luka, rasa sakit, kepedihan, dan aniaya, mereka tetaplah guru-guru kita. Bukan karena mereka orang-orang yang bijaksana. Melainkan karena kitalah yang sedang belajar untuk menjadi bijaksana. Mereka mungkin tanah …