NGOPI DI BUKIT MENOREH

-tentang sebuah Mushalla- Oleh: @salimafillah Di antara para pejuang, barangkali Teuku Umar yang pernah berucap lantang, “Singoh beungoh, besok pagi, geutanyo mandum akan minum kupi di Meulaboh.. Atau syaheed di jalan Allah..” Inilah “ihdal husnayain” atau satu di antara 2 kebaikan bagi mujahid dari Aceh Barat itu; ngopi atau syahid. Dan Allah memilihkan gugur mulia di jalanNya tuk beliau pada …

PARIS DAN KEBANGKITAN YANG RENDAH HATI

Tiada pengambilan yang tak ditagih. Tiada ketamakan yang tak dibayar. Apa yang hari-hari ini terjadi di Eropa, barangkali tak terbayangkan oleh laksamana-laksamana penjelajah samudera, serikat dagangnya, para gubernur jenderal, dan raja-raja serta pemerintahan mereka yang sejak lima abad lalu bersimaharajalela mengangkuti berbagai hasil bumi dan sumber daya dunia timur. Semula rempah sahaja; lalu emas dan perak, kopi dan gula, vanili …

MAS GAGAH DI NEGERI BAABULLAH

-sekisah tentang janji- “..Dia bersuara lirih, bicaranya halus, dengan keanggunan sikap seorang sultan dan kegagahan seorang pejuang di antara bangsanya..” -Sir Francis Drake, 3 November 1579- Laksamana Inggris terkemuka ini sedang menggambarkan perjumpaannya dengan sang singa Ternate yang menyembunyikan kukunya, Sultan Baabullah Datu Syah. Sembilan tahun sebelumnya, sebakda Ayahandanya Sultan Khairun Jamil dibunuh dengan keji dalam jamuan tipu-tipu di Benteng …

TATA KOTA tentang HAKIKAT MANUSIA

  “Yogya itu ngangeni”, kata mereka yang pernah mengunjunginya. Alasannya tak satu dan tak baku. Setiap orang punya penjelasannya sendiri, karena kenangan itu menjerat hati, bukan isi kepala. Tapi ternyata bukan hanya kini, bahkan pengunjungnya di perempat abad kesembilan-belas menuliskan kesan ini: “..Tapi Djocja (Yogyakarta) dalam masa kemuliaannya pastilah merupakan Versailles Jawa. Kini tak sampai sepersepuluhnya yang tinggal utuh, tapi …