MENYAMBUNG Sultan AGUNG (Bag. 3)

Hadiah itu tanda cinta. Menghadiahkan hal yang dicintai pada orang tercinta adalah secinta-cintanya cinta. “Tahaaduu tahaabbuu”, demikian sabda Nabi ﷺ. Sultan Agung dikenal suka menyambung persahabatan dengan para Raja lain dan memperlakukan para penguasa bawahan serasa saudara. Simaklah persekutuannya dengan Raja Gowa, I Mangari Daeng Manrabbia Sultan ‘Alauddin (1593-1639), hubungan dagang dengan Iskandar Muda (1607-1636), hingga kesetiaan penguasa Palembang, Pangeran …

MENYAMBUNG Sultan AGUNG (Bag. 2)

Seringkali, cinta diselubung selaput pahit tuk mempertajam manisnya. Dan tiada pahlawan sempurna, agar kita tak melampaui batas memujanya. Setelah memenuhi nubuat pembebasan Konstantinopel, Muhammad Al Fatih telah mengambil keputusan yang dampaknya sampai ke Nusantara; menutup Bazaar Rempah-rempah kota itu. Ini karena Genoa dan Venesia yang jadi penyokong utama Kaisar terakhir Byzantium, Konstantin XI Palaelogos. Genoa mengirimkan Giovanni Gustiniani, sang ahli …

MENYAMBUNG Sultan AGUNG (Bag. 1)

‘Panembahan Senapati’ adalah gelar unik. Belum ada sebelumnya, raja Nusantara menggandeng kepiawaiannya memimpin perang di belakang gelar utama. Dari mana pendiri Mataram ini mengambil referensi? Tapi Turki ‘Utsmani juga punya ‘Sultan Ghazi’, terjemah Jawanya akan mirip dengan ‘Panembahan Senapati’. Mengingat pada 1755 Pangeran Mangkubumi menghentikan jihad dan mendirikan Yogyakarta atas bujukan Syarif Besar Syaikh Ibrahim yang mengaku utusan ‘Utsmani; juga …

GERAM

Datanglah ke bekas Wisma Residen Kedu di Magelang itu dan saksikanlah sebuah kursi berlengan cacat. Pegangannya nyaris remuk, menandakan sebuah telapak pernah meremasnya dengan tenaga luar biasa. Tenaga itu berasal dari kegeraman akibat tipu-tipu nista. Hari itu, 28 Maret 1830 bertepatan dengan Hari Raya ‘Idul Fitri, 1 Syawal 1245 H. Setelah korespondensi panjang dengan Kolonel JB. Cleerens dan beberapa kali …