Tag: Sunnah

  • SUNNAH ITU (2) BERTANYA PADA HATI

    Sunnah itu bertanya pada hati, “Apa yang akan dilakukan Nabi ﷺ dalam hal yang kuhadapi?” “Wahai Ayahanda”, ujar ‘Abdullah ibn ‘Umar kepada bapaknya, “Mengapa bagian Usamah ibn Zaid kautetapkan lebih banyak daripada bagian Ananda, padahal kami berjihad bersama di berbagai kesempatan?” “Karena”, ujar Sayyidina ‘Umar sembari tersenyum sendu, “Ayah Usamah, Zaid ibn Haritsah, lebih dicintai…

  • SUNNAH ITU (4) MENDEKATKAN MANUSIA PADA AGAMA

    Sunnah itu mendekatkan manusia pada agama. Sering terjadi orang menjauh dari syi’ar justru akibat satu atau lain hal yang ada pada diri para da’i. Atau setidaknya ada kesan yang mereka tangkap sebagai hal negatif dari yang terlihat atau terdengar. Uniknya, tak jarang hal tersebut bukan berasal dari kesengajaan untuk berbuat buruk atau melakukan hal tak…

  • SUNNAH ITU (3) ‘AMALKAN

    Sunnah itu ‘amalkan. Jangan anggap kecil, meski ia mudah dan sederhana. Betapa sering kita bersemangat akan hal-hal besar dalam cita untuk memperjuangkan agama, lalu lalai bahwa Rasulullah ﷺ adalah teladan dalam tiap detak dan semua laku, pun juga yang sekecil-kecilnya. Pada zaman di mana banyak ‘amal besar dikecilkan oleh niat yang tak menyurga; betapa penting…

  • SUNNAH ITU (1) CINTA

    Sunnah itu cinta. Kita ingat hari itu di Uhud. Ketika hantaman itu mengenai salah satu sisi wajah beliau ﷺ. Dengan helm baja bertali rantai, benturan keras itu melesakkan cincin-cincin besinya ke dalam pelipis. Dari ujung bibir meleleh pula darah, sebab memar di pipi rupanya hanya tampak luar dari pukulan yang telah memecahkan gigi di dalam…

  • Sang PANGERAN dan JANISSARY Terakhir

    Kyahi Gentayu berjingkrak, menaikkan kaki depannya sambil meringkik riang dan sesekali melonjak. Surainya berkibar terentak selaras dengan tapak-tapaknya yang berkecipak. Dengan kepala mendongak, sang penunggang tetap dapat duduk tegak. Lelaki berperawakan tinggi lagi kacak itu tampak seperti sedang menari tandak. Gerak tubuhnya melenggak sesuai lenggok tunggangannya yang rancak. Di sekeliling kuda yang menjejak-jejak, para pengawalnya…

  • Mandat MATARAM-KPBI

    Di antara leluhur trah Mataram terdapat nama Ki Ageng Pemanahan, ayahanda Panembahan Senapati. “Manah” dan “manggalih” dalam Bahasa Jawa maknanya mirip. Tapi kalau “manggalih” adalah jawaban atas teguran Allah, “Afalaa tatafakkaruun”, maka “manah” adalah menggunakan “lubb” yang jama’nya “albab”, sehingga ahlinya disebut “ulul albab.” Kata “manah” yang sebanding dengan “albab” berarti “hati nurani” atau “perenungan…