Tag: Rajutan Makna

  • NERAKA HARAM BAGINYA

    Sabda Nabi ﷺ, “Hurrima ‘alan naari: kullu hayyinun, layyinun, sahlun, qoriibun.” Diharamkan masuk neraka setiap yang “hayyin.” “Hayyin itu orang yang lembut hatinya, mudah tersentuh mendengar ayat Qur’an, mendengar nasihat, menitikkan air mata, mudah untuk kemudian juga peka pada penderitaan orang lain. “Layyinun.” Yang kedua adalah orang yang lembut perilakunya, lembut tutur katanya. Yang ketiga,…

  • MEMILIKI

    Ada satu nasihat Imam Syafi’i yang indah. Kata beliau, “idza aradta an tamliku syai’an.” Kalau engkau menghendaki untuk memiliki sesuatu, maka bayangkan bahwa saat itu engkau sedang kehilangan dia. Saat itu, engkau sedang kehilangan perkara yang engkau inginkan itu. “Jika..” kata Imam Syafi’i, “..engkau merasa tidak apa-apa kehilangan, maka baru aman bagimu untuk mendapatkannya.” Jadi,…

  • ANDAI KAUCINTA

    Andai kaucinta, bahkan suara parau suami menyanyikan lagu nostalgia, ah betapa romantisnya.. Andai kaucinta, bahkan tangis bayimu yang memekakkan telinga, ah betapa ngangeninnya.. Andai kaucinta, bahkan celoteh serba cedal cucumu, ah betapa berartinya.. Itulah mengapa bagi kami suara adzan itu merdu semata.. Sebab bukan lagi suara manusia yang menggapai hati.. Ia adalah panggilan Ilahi pada…

  • MAKA ISTIQAMAHLAH

    عن سفيان بن عبد الله رضي الله عنه قال: قلت: يارسول الله قل لي في الاسلام قولا, لا أسأل عنه أحدا غيرك  قال: “قل آمنت بالله ثم استقم” Dari Sufyan bin ‘Abdillah, dia berkata, “Ya Rasulallah, katakan padaku tentang Islam suatu perkataan yang dengan itu aku tak perlu lagi bertanya pada seorangpun selain engkau. Nabi…

  • HARAPAN dalam NAMA

    “Pada sabar yang jelita, jalan keluar betapa dekatnya. Siapa merasai pengawasanNya, pasti selamat segalanya. Siapa jujur pada Allah takkan digapai bahaya. Dan siapa ber-asa padaNya, dia dapati Allah sesuai harapnya.” ‏صبرًا جميلاً ما أقرب الفرجا من راقب الله في الأمور نجا من صدق الله لم ينله أذى ومن رجاه يكون حيث رجا (Imam Asy Syafi’i)…

  • Jangan Berduka, ALLAH Bersama KITA

    “..Ingatlah ketika keduanya berada dalam gua, di waktu dia berkata kepada sahabatnya: ‘Jangan berduka, sesungguhnya Allah bersama kita..” {QS At Taubah [9]: 40} “Jangan berduka, sungguh Allah bersama kita”; memihak dan membela, menjamin dan menjaga; meridhai dan mengaruniakan pahala. “Jangan berduka, sungguh Allah bersama kita”; dalam perjalanan yang panjang titiannya, sedikit pendukungnya, dan banyak tantangannya.…