PRASAJA LEGAWA

Bagi penikmat 4 jilid seri ‘Mangan Ora Mangan Kumpul’ (2: Sugih Tanpa Bandha, 3: Madhep Ngalor Sugih Madhep Ngidul Sugih, 4: Satria Piningit ing Kampung Pingit) karya Prof. Dr. Umar Kayam, tentu tidak asing dengam tokoh bernama Prof. Prasaja Legawa. Berikut saya berikan ilustrasi ala Pak Ageng: “Lha mulai terdengar mendekat suara motor bebek tua beliau yang hangudubilah ‘lehendaris’-nya itu, …

KENANGA(N)

Pohon kenanga (Canangia odorata) tumbuh dengan cepat hingga lebih dari 5 meter per tahun dan mampu mencapai tinggi rata-rata 12 meter. Batangnya lurus, kayunya keras, dan cocok untuk bahan peredam suara. Daunnya panjang, halus, dan berkilau. Bunganya hijau kekuningan, menggelung seperti bintang laut, dan mengandung minyak biang yang wangi. Maka kenanga adalah pralambang dari kegesitan menggapai cita, lurusnya laku, kerasnya …

PRAWIRO RONO

Kali Bogowonto, Musim Hujan 1751 Di tengah gerimis, prajurit berseragam kesatuan Mantrijero itu maju sambil menggenggam tombak berlandheyan panjang. Luar biasanya, yang dia genggam bukan bagian gagangnya, melainkan mata tombaknya. Cara memegang tombak yang tak lazim itu tak menghalanginya untuk menyabet ke kanan dan ke kiri, membuat serdadu-serdadu VOC bertumbangan. “Hayo maju semua! Ini aku Prawiro Rono!”, sumbarnya meneriakkan nama. …

MENGHUNUS

Kata sahibul hikayat, Richard The Lionheart, Raja Inggris, hendak memamerkan kekuatan senjatanya pada Shalahuddin Al Ayyubi. Maka pedang dengan bilah tempa tunggal lagi tebal itu dihantamkan ke batu hingga pecah terbelah. Sang Sultan tersenyum. Dihunusnya dengan anggun bilah scimitar itu dari sarungnya, lalu bagian tajamnya diarahkan ke atas. Tangan yang satu lagi mencabut sapu tangan sutera dari pinggang dan melemparnya …