SURAKARTA

Sebagai anak Yogya, para sepuh kami entah sengaja atau tidak rupanya selalu menanamkan bahwa segala yang berbau Solo itu kurang baik dan tak menarik. Perbedaan yang menajam sejak Perjanjian Giyanti 1755 itu terwariskan setidaknya di alam bawah sadar. Konon karena Susuhunan PB II di Surakarta memilih memperwalikan kerajaan dan pewarisnya pada VOC sementara adiknya, Sultan HB I mendirikan Yogyakarta dengan …

GAYAMAN dan Kisah JODOH

“Keberjodohan memang tak selalu sama rumusnya. Ada dua sungai besar bertemu dan bermuara di laut yang satu; itu kesamaan. Ada panas dan dingin berpadu untuk mencapai kehangatan; itu keseimbangan. Ada hujan lebat bersua tanah subur lalu menumbuhkan taman; itu kegenapan. Ada angin ribut berjumpa lautan yang tenang hingga terjadilah badai bergejolak; itu keniscayaan. Tapi satu hal tetap sama. Para jodoh …

BUKAN PAGELARAN WAYANG BIASA!

PAGELARAN AKBAR WAYANG KULIT DIPONEGORO Masjid Jogokariyan akan menyelenggarakan Pagelaran Akbar Wayang Kulit ‘Diponegoro’. Yang mengambil tema DIPONEGORO KRIDHA. Kisah diambil dari Babad Diponegoro, dari sejak Pangeran lahir hingga perjuangannya yang luar biasa untuk melawan Penjajah Belanda. Semangat Jihad yang menggelora untuk membela rakyat dan mengusir Belanda diceritakan sangat apik oleh Sang Dalang nantinya. Spirit Jihad sang Pangeran sangat bagus …

KEMUNING: Si Harum dan JELITA

“Angin berembus semilir, merenggut dengan lembut bunga-bunga putih bersemburat kuning dari ketiak daun dan ujung-ujung ranting setinggi 3 tombak. Kembang-kembang itu berguguran menebar wangi, menghempas permukaan air yang dihuni ikan warna-warni. Duduk bersila dan bersedekap di atas batu lebar berwarna hitam, ternaungi cabang-cabang pohon kemuning yang tumbuh di tengah kolam, sosok yang menggumam dzikir itu masih terpejam. Kelopak-kelopak berbau harum …