PRAKARSA

Seperti apakah nilai sebuah prakarsa? Betapa ingin kita seperti Hud-hud. Seribu mil ia terbang di musim dingin itu dari Kan’an menuju Saba’ untuk menyaksikan sebuah negeri yang makmur sentausa serta dipimpin oleh seorang Maharani yang bijaksana. Dan Hud-hud si burung yang lulut, trenyuh hatinya oleh keprihatinan melihat keadaan mereka yang sayangnya belum mengenal Allah sehingga beribadah kepada sang surya. Maka …

JENGGOT

Namanya Qais ibn Sa’d ibn ‘Ubadah. Saking klimis dagunya, putra pemimpin Anshar ini sampai dikomentari kawan-kawannya, “Andai jenggot bisa dibeli, meski dengan emas sepenuh bumi kami akan belikan jenggot untuk Qais.” Inilah pemuda yang bersama Ayahnya menyekat-nyekat rumahnya untuk menampung 80 Muhajirin sementara sahabat Anshar lain hanya membawa satu atau dua. Sifat pemurahnya, dari membagi uang hingga menghapus piutang bahkan …

KEMBAR di MEDAN LAGA

Ada dua sosok yang begitu mirip di Perang Uhud. Maka Ibn Qumai’ah luput mengira, bahwa yang dibunuhnya adalah Muhammad ﷺ, padahal itu adalah Mush’ab. Pesona Mush’ab ibn ‘Umair, sosoknya yang menonjol, ditambah tangannya yang kokoh memegang panji pasukan Islam membuat Ibn Qumai’ah tak ragu mengentak kudanya menuju Mush’ab hingga bolak-balik tiga kali untuk memapas lengan-lengannya. Dan sabetan pedang ketigapun nyaris …

Mandat MATARAM-KPBI

Di antara leluhur trah Mataram terdapat nama Ki Ageng Pemanahan, ayahanda Panembahan Senapati. “Manah” dan “manggalih” dalam Bahasa Jawa maknanya mirip. Tapi kalau “manggalih” adalah jawaban atas teguran Allah, “Afalaa tatafakkaruun”, maka “manah” adalah menggunakan “lubb” yang jama’nya “albab”, sehingga ahlinya disebut “ulul albab.” Kata “manah” yang sebanding dengan “albab” berarti “hati nurani” atau “perenungan yang dalam” dipakai juga untuk …