KYAI

Adalah Imam Asy Syafi’i tak pernah berani duduk pada tempat Muslim ibn Khalid ataupun Sufyan ibn ‘Uyainah di Makkah, juga kursi Imam Malik di Madinah dan Muhammad ibn Hasan di Baghdad, meski para guru itu telah meridhainya berfatwa, dan khalayak mengakui bahwa dialah yang paling tinggi ilmunya. Bagi seorang santri kendil seperti saya, Kyai adalah keramat yang harus dijunjung mulia. …

MENDUNIA

Dalam sebuah perjalanan ke negeri Paman Sam pada tahun 1980-an, begitu Prof. Dr. Umar Kayam bercerita dalam serial ‘Mangan Ora Mangan Kumpul’-nya, pramugari Pan-American yang rutenya Jakarta-Honolulu-San Francisco bertanya pada beliau sambil meringis dengan manis, “Would you like French Dressing, Italian Dressing, or Javanese Dressing for your salad, Sir?” Serius ini, pikir Pak Kayam, ada Javanese Dressing? Gek kayak apa …

SESEKALI

Sesekali, tinggalkanlah negeri hai belia bestari, agar kau tahu betapa luasnya bumi, alangkah agung ciptaan Ilahi, betapa beragam manusia ini. Sesekali, susurilah jalan-jalan sepi, jadilah asing dalam ramai negeri-negeri, jadilah bukan sesiapa kecuali makhluq yang amat berhajat padaNya. Dalam perjalanan kau kan dicekam keterasingan, dihantui kesunyian. Tetapi di situ kau kan rasa, betapa Dia Penyerta nan setia, selalu mengawasi lagi …

MENCARI

Konon ada 3 revolusi dalam tata penyebaran pengetahuan. Pertama, kertasnya Ts’ai Lun, menggantikan gulungan bambu yang berat atau lembaran sutera yang mahal. Kedua, mesin cetaknya Gutenberg yang menggantikan jasa para penyalin-hias dengan berlipat hemat. Ketiga, Google, yang meski bukan yang pertama, tapi menguak jalan amat lebar bagi perpustakaan maya tanpa batas. Sejak Ts’ai Lun (50-121), kasim di Luoyang, istana Dinasti …