Tag: Rajutan Makna

  • KEMESRAAN

    Ramadhan adalah bulan kemesraan. Hingga dalam rangkaian ayat-ayat tentang puasa, Allah pun mengabarkan kedekatanNya dengan para hamba. “Jika hamba-hambaKu bertanya padamu hai Muhammad ﷺ tentang Aku”, yakni bahwa para sahabat memang bertanya apakah Allah itu dekat sehingga mereka cukup berbisik, ataukah jauh sehingga mereka perlu berteriak. Jika yang ditanya adalah Muhammad ﷺ, maka seharusnya beliau…

  • SIMBOL

    Mon (紋) atau monshō (紋章), atau mondokoro (紋所), dan kamon (家紋) adalah simbol heraldik Jepang. Mon dapat merujuk pada setiap simbol, sementara kamon dan mondokoro merujuk pada simbol keluarga. Di kota Himeji yang cantik, kita akan menemukan 2 lambang dominan; sekuntum bunga paulownia (go-shichi-no-kiri) yang dulu dipakai Toyotomi Hideyoshi dan kini menjadi simbol Perdana Menteri…

  • MENJAGA KEIKHLASAN

    Imam Ibnu Athaillah As-Sakandari memberi kita perumpamaan tentang khumul; menyembunyikan ibadah-ibadah kita dari mata manusia untuk menjaga keikhlasan, menjaga istiqamah. Khumul itu seperti kalau kita menanam tanaman, maka harus dia ditanam secara sempurna di bawah bumi. Jangan tergeletak di tanah karena yang tergeletak di tanah, nampak, terlihat, tidak akan tumbuh dengan kokoh, tidak akan tumbuh…

  • YES, RADIKAL

    Masyaallah, rupanya banyak sekali Shalih(in+at) yang sampai menghubungi secara pribadi untuk menyampaikan sedih dan geramnya karena nama saya masuk sebuah daftar yang juga menyertakan guru kita Habib Rizieq, @ustadzabdulsomad, dan @ustadzadihidayat. Waduh, saya yang hanya remah rengginang apek di kaleng Khong Guan berkarat ini merasa sangat tersanjung. Uniknya, di dalam daftar itu ada juga nama…

  • KECANTIKAN

    Konon, cantik itu relatif. Ia nisbi. Sebakda pesona yang telah diambil banyak bagiannya oleh Sarah dan Khadijah, oleh Yusuf dan Muhammad ﷺ, apakah yang masih tersisa? Seseorang terlihat cantik di mata kita, setelah andil jasmani yang jadi dasaran saja, terutama justru sebab tiada persoalan antara kita dan dia. Itulah mengapa orang-orang yang jatuh dalam goda…

  • IBARAT POHON KURMA

    Allah membuat perumpamaan dalam Al-Qur’an tentang kalimat yang baik itu “kasyajaratin thayyibah,” seperti pohon kurma yang baik yang akarnya menghujam, cabangnya tinggi menggapai langit, dan buahnya dinikmati setiap musim. Salah satu tafsirnya adalah pohon kurma. Tetapi pohon kurma ini juga menarik karena ternyata, masyaAllah, pohon kurma itu ketika ditanam, bijinya harus ditutup dengan ditumpuk-tumpuk batu.…