TENGGELAM dan MENYELAM

Di lautan nikmat Dua makhluq berpisah Yang satu tenggelam yang lain menyelam Kau tahu apa bedanya? Di lautan nikmat, seringkali kita tenggelam. Tanpa pelita penerang. Tanpa sinaran cahaya yang membuat kita bisa menatap lekat keindahan, keunikan, keajaiban, dan pesona hidup. Bahkan tanpa alat pernafasan yang membuat kita megap-megap mengutuki air terminum yang rasanya pahit-pahit asin. Pada selaman nikmat, kita benar-benar …

2019

Setiap hari hakikatnya adalah baru sekaligus fana. Bagai dedaun yang kuncup dan gugur dengan gurat-gurat kesaksian atas ‘amal kita. Akan jadi bekal atau bebankah ia? Semua orang akan kembali kepada Allah setelah matinya; tapi berbahagialah yang mengemudi diri menuju Allah di sepanjang hidupnya.  

INTOLERAN

Jika dia meyakini bahwa agamanyalah yang benar, ini namanya iman. Yang aku heran, akhir-akhir ini kaujadikan itu sebagai tanda bahwa dia intoleran. Jika dia yakin bahwa agamanya benar, tapi dia tidak memaksa orang untuk mengimani apa yang dia yakini; ini yang disebut toleransi. Yang aku heran, ketika ia dinyatakan, dia sampaikan dalil dan alasan demi mempertahankan kewarasan hati dan fikiran; …

HANYA aku BUIHNYA

Dulu aku mengira telah wujud benar nubu’at Nabi mulia tentang ummatnya.. Bahwa mereka besar jumlahnya namun hanya buih yang tiada artinya.. Menjadi santapan yang diperrebutkan aneka bangsa dan kuasa di meja perjamuan durjana.. Tapi hari ini aku sadar bahwa aku keliru sealpa-alpanya.. Sebab yang buih rupanya hanya aku saja.. Hari ini melihat mereka berhimpun dalam barisan.. Melantangkan suara hati nuraninya …