SULTAN yang #MNCRGKNSKL

Sebenarnya, hanya 5 tahun terakhir masa pemerintahannya dia menyandang gelar Sultan. Ketika naik takhta pada tahun 1613 dia memakai sebutan kakeknya, ‘Panembahan’, dan setelah merengkuh Madura pada 1624 dia memilih gelar ‘Susuhunan’. Bayangkan seorang yang sibuk mengonsolidasi kekuasaannya hingga Priangan, Surabaya, Madura, Blambangan, dan daulatnya merambah Banjar, Sukadana, Palembang, serta Jambi; tapi sempat menyusunkan tata bicara dengan 3 tingkatan, mengenalkan …

GELOMBANG & LAUTAN

Alkisah, sebuah gelombang kecil asyik bermain di tengah lautan. Ia naik dan turun, maju dan mundur, berputar dan bergulung-gulung. Ia begitu bahagia seolah segalanya takkan berakhir. Dengan riang ia nikmati angin sejuk dan udara sepoi basah yang bertiup lembut. Begitulah sampai suatu saat dalam jarak yang tak lagi jauh dari pantai, ia menyaksikan gelombang-gelombang lain di depannya pecah, terhempas berhamburan. …

TULISAN JELEK

Ada kisah jenaka yang akan selalu menjadi renungan tak henti-henti bagi penulis yang tak boleh pupus belajar seperti kami. Adalah Al Imam Shafiyuddin Muhammad ibn ‘Abdurrahim Al Hindiy, seorang faqih madzhab Syafi’i di jazirah anak benua, sering mendapat cibiran orang bersebab tulisan tangannya yang jelek. “Isinya masyaallah, tapi tulisannya inna lillah. Ilmunya anugerah, tapi khath-nya musibah”, demikian kira-kira dikatakan orang …

CURIGA

Ketika banyak orang yang terlihat sombong dan tak beradab, coba direnungkan. Jangan-jangan sebenarnya prasangka kita yang kadung menganggap mereka sombong dan tidak beradab. Atau boleh jadi, Allah turunkan kita untuk menjadi penegak kebenaran di antara mereka yang sombong dan beradab. Karena keburukan merajalela bukan karena terorganisasinya orang-orang buruk, melainkan karena diamnya orang-orang. Karena orang-orang baik alpa dalam mencurigai dirinya sendiri. …