(Tentang) REUNI 212

“Ini pasti bayaran!” “Mau habis uang berapa untuk bayar orang sebanyak ini? Tidak semudah itu Fergusooo!” “Jelas, ini agenda politik!” “Lha gimana lagi. Ada yang punya jabatan politik kuat tapi sukanya reriungan dengan yang menista agama, yang baperan pada ‘ulama, yang like and dislike soal hukum, yang anti pada agenda-agenda keummatan. Ya kan jadi masshoookkk Pak Eko!” “Ini niatnya mau …

HANYA aku BUIHNYA

Dulu aku mengira telah wujud benar nubu’at Nabi mulia tentang ummatnya.. Bahwa mereka besar jumlahnya namun hanya buih yang tiada artinya.. Menjadi santapan yang diperrebutkan aneka bangsa dan kuasa di meja perjamuan durjana.. Tapi hari ini aku sadar bahwa aku keliru sealpa-alpanya.. Sebab yang buih rupanya hanya aku saja.. Hari ini melihat mereka berhimpun dalam barisan.. Melantangkan suara hati nuraninya …

BUIH

Betapa bahagia menjadi buih.. Yang menempelkan dirinya pada gelombang raksasa.. Ia terpaut, bersama bergerak seirama.. Menjadi saksi ketika samudera yang suci dan menyucikan.. Membasuh dosa-dosa insan beriman.. Betapa bahagia menjadi buih.. Meski hanya bisa mengiringkan tangis.. Menyaksikan pancaran sungai dari mataairnya di Ciamis.. Yang menerjang semua penghalang hingga terkikis.. Betapa bahagia menjadi buih.. Meski hanya terlunjak-lunjak girang.. Menyaksikan sambung-sinambung orang.. …

GURU

Seperti apakah kedudukan seorang guru di hatimu? “Dia yang mengajariku seayat ilmu”, begitu dikatakan oleh Sayyidina ‘Ali ibn Abi Thalib Radhiyallahu ‘Anhu, “Sungguh memiliki hak untuk memperbudakku.” “Seseorang bertanya pada Iskandar Al Maqduni, murid Aristun”, demikian dikisahkan oleh Ibn Rusyd, “Mengapa kaudoakan gurumu dua kali sedangkan ayahmu hanya sekali?” Dia menjawab, “Karena Ayahku menjadi wasilah bagi kehidupanku di dunia. Sementara …