PERHATIAN

Selalu ada waktu yang harus terluang untuk keluarga, yang tentang mereka Allah akan mempertanyakan kepemimpinan dan bimbingan kita. Waktu yang bermutu mensyaratkan jumlah tertentu yang harus disediakan demi menyusun rasa-rasa surga di dalam rumah dan keluarga. Betapa penting ini menjadi catatan, sebab telah tertulis amanah berat di dalam firmanNya:

“Jagalah dirimu dan keluargamu dari api neraka!” (QS At-Tahriim [66]: 6)

Hikmah dan nasehat, kabar gembira dan teguran, teladan dan pengarahan, serta kebijaksanaan dan ketulusan, pertama-tama menjadi hak mereka sebelum siapapun yang selainnya.

Sungguh istri dan anak adalah kesenangan hidup di dunia. Maka yang menjadi tugas hidup kita adalah mengupayakan agar kelak berkumpul kembali, bahagia di surga yang abadi. Sungguh istri dan anak adalah titipan amanahNya. Maka kita juga ditugaskan menjaga, agar kelak saat dikembalikan, mereka sesuai dengan keadaan awalnya, yakni berada di atas fitrah sucinya. Sungguh istri dan anak termasuk karunia paling berharga dariNya. Sudahkah tertunjukkan rasa syukur atas kehadiran mereka; di lembutnya kata dan syahdunya mesra?

Sungguh istri dan anak adalah juga fitnah dan ujian yang nyata. Dalam membersamai dan menyenangkan, akan selalu ada pergulatan antara hasrat dengan keterbatasan, keinginan dan pemahaman, cinta dan peraturan, serta hawa nafsu dan bimbingan. Di sanalah ketaatan pada Allah diguncang dan kesetiaan pada Rabb kita ‘Azza wa Jalla dicoba.
_________
Di antara penjagaan terbaik bagi anak-anak kita adalah limpahan cinta dalam bentuk perhatian dan sentuhan sayang dari Ayah-Bunda pada anak-anaknya.

Inilah Rasulullah ﷺ menggendong Umamah bint Abil ‘Ash dalam shalatnya, menunda bangkit dari sujud karena Al Husain naik ke punggungnya, dijadikan kuda-kudaan oleh si Hasan adik beradik, menciumi cucu-cucu hingga ditegur oleh ‘Uyainah ibn Hishn Al Fazari, dan membariskan anak-anak sahabat untuk berlari mengejarnya dan membagi-bagi hadiah pada mereka.

Jazaakumullaahu khayran @salingsapatv untuk penggalan bincang tentang salah satu hikmah sentuhan fisik bagi anak-anak kita.

PERHATIAN@salimafillah.Selalu ada waktu yang harus terluang untuk keluarga, yang tentang mereka Allah akan mempertanyakan kepemimpinan dan bimbingan kita. Waktu yang bermutu mensyaratkan jumlah tertentu yang harus disediakan demi menyusun rasa-rasa surga di dalam rumah dan keluarga. Betapa penting ini menjadi catatan, sebab telah tertulis amanah berat di dalam firmanNya:.“Jagalah dirimu dan keluargamu dari api neraka!” (QS At-Tahriim [66]: 6).Hikmah dan nasehat, kabar gembira dan teguran, teladan dan pengarahan, serta kebijaksanaan dan ketulusan, pertama-tama menjadi hak mereka sebelum siapapun yang selainnya..Sungguh istri dan anak adalah kesenangan hidup di dunia. Maka yang menjadi tugas hidup kita adalah mengupayakan agar kelak berkumpul kembali, bahagia di surga yang abadi. Sungguh istri dan anak adalah titipan amanahNya. Maka kita juga ditugaskan menjaga, agar kelak saat dikembalikan, mereka sesuai dengan keadaan awalnya, yakni berada di atas fitrah sucinya. Sungguh istri dan anak termasuk karunia paling berharga dariNya. Sudahkah tertunjukkan rasa syukur atas kehadiran mereka; di lembutnya kata dan syahdunya mesra?.Sungguh istri dan anak adalah juga fitnah dan ujian yang nyata. Dalam membersamai dan menyenangkan, akan selalu ada pergulatan antara hasrat dengan keterbatasan, keinginan dan pemahaman, cinta dan peraturan, serta hawa nafsu dan bimbingan. Di sanalah ketaatan pada Allah diguncang dan kesetiaan pada Rabb kita ‘Azza wa Jalla dicoba._________Di antara penjagaan terbaik bagi anak-anak kita adalah limpahan cinta dalam bentuk perhatian dan sentuhan sayang dari Ayah-Bunda pada anak-anaknya..Inilah Rasulullah ﷺ menggendong Umamah bint Abil 'Ash dalam shalatnya, menunda bangkit dari sujud karena Al Husain naik ke punggungnya, dijadikan kuda-kudaan oleh si Hasan adik beradik, menciumi cucu-cucu hingga ditegur oleh 'Uyainah ibn Hishn Al Fazari, dan membariskan anak-anak sahabat untuk berlari mengejarnya dan membagi-bagi hadiah pada mereka..Jazaakumullaahu khayran @salingsapatv untuk penggalan bincang tentang salah satu hikmah sentuhan fisik bagi anak-anak kita.

Dikirim oleh Salim A. Fillah pada 10 Desember 2017