BUIH

Betapa bahagia menjadi buih.. Yang menempelkan dirinya pada gelombang raksasa.. Ia terpaut, bersama bergerak seirama.. Menjadi saksi ketika samudera yang suci dan menyucikan.. Membasuh dosa-dosa insan beriman.. Betapa bahagia menjadi buih.. Meski hanya bisa mengiringkan tangis.. Menyaksikan pancaran sungai dari mataairnya di Ciamis.. Yang menerjang semua penghalang hingga terkikis.. Betapa bahagia menjadi buih.. Meski hanya terlunjak-lunjak girang.. Menyaksikan sambung-sinambung orang.. …

Plat AB dan Plat AE

Kalaupun seluruh aksara dihimpun, segala bahasa dikerahkan, dan setiap pujangga dihadirkan untuk menulis kisah kasih kita; kau hanya akan membuktikan ukara lama, bahwa cinta sukar ditashrif dan mustahil dita’rif. Tapi aku yang Plat AB dan kau yang Plat AE adalah kesinambungan cerita lama tentang cinta bergelora. Kamu tahu Panembahan Senapati, sang Ghazi? Di Maospati pada 1590, seluruh laskar Bang Wetan …

SANG PANGERAN

(Kutipan Babad Dipanegara yang ditulis dalam pembuangan di Manado pada 1831-1833 dalam bentuk tembang dan beraksara pegon, lebih dari 1000 halaman; diakui sebagai salah satu naskah Memories of The World oleh UNESCO, dan salah satu pionir otobiografi di dunia) MIJIL //sun amedhar suraosing ati/ atembang pamiyos/ pan kinarya anglipur brangtane/ aneng Kitha Manadhu duk kardi/ tan ana kaeksi/ nging sihing …

KAWANAN

Dalam barisan para angsa yang jelita, kadang menyempil terheret-heret pula si itik buruk rupa. Yang keliru dari itik yang lebih rudin bentuknya dan lebih kusam bulunya itu adalah; jika ia merasa bahwa dirinya serupa dengan kawanan angsa, atau malah merasa lebih istimewa karena berbeda. Ah iya. Berkawan dengan para shalih dan mulia haruslah disertai kesadaran bahwa kita belumlah bagian dari …