BULAN SABIT dan PERSATUAN

“Mereka bertanya kepadamu tentang bulan sabit. Katakanlah, ‘Bulan sabit itu adalah penanda waktu bagi manusia dan (bagi ibadah) haji..” (QS Al Baqarah: 189) Warangka Wulan Tumanggal adalah gambaran bulan sabit yang distilisasi. Wulan artinya rembulan. Tumanggal artinya menjadi penanda waktu masuknya tanggal baru, seperti yang disebutkan dalam ayat di atas. Dalam sejarah, bentuk bulan sabit pernah digunakan untuk merepresentasikan panji-panji …

FILM ‘Sultan Agung’ (Review)

Kaget juga ketika suatu hari Mas @hanungbramantyo mengirim pesan pendek, “Kula badhe ijin, apakah berkenan asma Ustadz Salim dan kawan dimasukkan sebagai penasehat kesejarahan di film?” Saya spontan menjawab, “Weh, lha punika, hehe. Mbokmenawi jangan, ampun rumiyin, Mas. Lha wong kula merasa belum ngaturi kontribusi apa-apa je, hehehe.” Memang demikian adanya. Seingat saya, kami baru sempat berjumpa 2 kali untuk …

Keplek ILAT dan PAWON Anget

Sebagaimana perbedaan konsep seni “ndudut ati” dan “ngayang batin”, dalam tradisi kuliner Mataraman, ada 2 madzhab utama mengikuti gaya hidup awal di kedua Kuta Nagara yang bersaudara. Di Surakarta, yang sejak masa Ingkang Sinuhun PB II mengembangkan hubungan ‘saling menjaga eksistensi’ dengan VOC, berkembang budaya “Keplek Ilat” yang secara harfiah lebih kurang berarti “memanjakan lidah.” Maknanya, seluruh keluarga dapat saja …

TELAS LARAS di CINTA PERTAMA

“Kauselimutkan malam, kunyalakan pelita.. Kauciptakan lempung, kubentuk piala.. Kautumbuhkan hutan, kutata taman bunga..” (Muhammmad Iqbal, Payam-i-Masyriq) Konon, konsep estetika Mataraman diasaskan sebagai penghargaan terhadap alam, perjuangan, dan seni kriya manusia. Seperti dikatakan Iqbal dalam ‘Setanggi Timur’-nya di atas, inilah lambang keberserahan diri sebagai hamba Allah sekaligus khalifah di bumi. Maka kita dapati, trah Ki Ageng Pemanahan yang berasal dari Sesela …