SANG PANGERAN & JANISSARY TERAKHIR

Sublime PORTE, 15 November 1808 … “Vezir-i âzam..”, kedua orang berseragam Janissary itu bertabik hormat. “Orhan Agha! Murad Agha!”, Musthafa Pasha segera mengenali kedua perwira Beylik pengawal Sultan itu. “Kami gagal meyakinkan para Bolukbashi. Kesatuan-kesatuan Cemaat menolak gagasan ekspedisi jihad selain ke medan Eropa.” Musthafa Pasha mengangguk. “Sultan?” “Tampak bingung. Agaknya beliau dalam pengaruh ibunya, Valide Sultan.” “Ah, tentu. Wanita …