PT JEJAK IMANI BERKAH (PPIU no 924/2017)

Majelis Jejak Nabi pertama dibuka di Masjid Jogokariyan. Saat itu, ia hanya sebuah hasrat kecil agar ada tempat yang menyajikan keindahan pribadi Rasulillah ﷺ untuk mengisi ruang kosong di dada kita tentang teladan menjadi manusia, menjadi muslim, menjadi mukmin, muhsin, mushlih, dan muttaqin. Betapa terharap majelis itu dapat menampakkan senyum Rasulullah ﷺ hingga kita tersenyum sepertinya; menggambarkan tangis Rasulullah ﷺ …

Bertamu pada ALLAH, Menyusuri Senyum dan Airmata RASULULLAH ﷺ

Di bumi yang hiruk-pikuk, ruh kita adalah makhluq yang asing dan kesepian. Ia berasal dari Allah, dan ingin bergegas kembali padaNya. Tapi jasad yang tercipta dari tanah, inginnya berlama-lama di bumi. Maka sampai batas waktu yang ditentukan ia harus bertahan. Maka ia harus dikuatkan. Ruh ini selalu merindukan keterhubungan langsung antara kehambaannya yang fana dan kekuatan yang abadi. Ia bagai …