JEDA

“Sesekali, mundurlah selangkah. Temukan hal terlewat yang jatuh di bawah. Tataplah ke seluruh arah; dunia kan jauh lebih indah.” {Su Dong Po, (1037-1101), Sastrawan Dinasti Song} Sesekali, ketika dunia nyata maupun maya terlalu riuh dengan derau yang mengeruhkan batin kita, mari memgambil jeda. Bukankah Isma’il dan ibunya ditinggalkan Ibrahim di lembah tak bertanaman di sisi Rumah Allah yang dimuliakan untuk …