MERHABA

Kabut selepas subuh mengurai kepekatannya dengan enggan. Udara yang berat terasa mendaki lekak-lekuk bebatan surban di kepala para penumpang perahu berlayar ganda berbentuk segitiga itu. Orang Arab biasa menyebut perahu angkut tangguh yang muncul Jake zaman Nabatean itu sebagai Dhow. Pada akhir November 1823, salju belum turun. Tetapi angin permulaan musim dingin yang keras di selingkar Laut Tengah mulai terasa …

Sang PANGERAN dan JANISSARY Terakhir

Tubuh tinggi besar Ali Basah Sentot Prawiradirja terduduk lemas. Tangannya memegangi sorban merah yang melilit kepalanya. Matanya terpejam. Kumis gagahnya yang biasanya tegak melintang seakan luruh tertunduk. Bibir tebalnya mengomat-ngamitkan entah istighfar entah sesal. Di hadapannya, Basah Nurkandam tegak menanti keputusan terakhir Sang Senapatigung Perang Jawa itu. “Saya tahu, Kangmasmu Raden Rangga Prawiradiningrat, Bupati Wedana Mancanegara Timur itu yang memintamu …