BAGAIMANA?

Bagaimana aku bisa pulang, sementara hatiku tak pernah mampu beranjak dari hatimu? Bagaimana aku bisa kembali, padahal jiwaku tak pernah lepas dari tambatan cintamu? Bagaimana aku bisa balik, sedang ke manapun aku melangkah, aku hanyalah bayang-bayang bagi doa yang kau langitkan dengan tengadah? Tapi ragaku memang pergi, untuk menemukan bahwa kau makin cantik di tiap aku kembali. Tapi kakiku memang …

KANGEN

Kucampur susu ke dalam kopiku, kuletak sewadah misk di dekat cangkirnya. Tapi tanpa hadirmu, lembut dan harumnya begitu fana. Kutuang madu ke dalam tehku, kutaruh bunga di samping cawannya. Tapi tanpa senyummu, ada pahit menyesak memenuhi dada. Jarak dan waktu coba menyembunyikan kecantikanmu. Sayang keduanya tak tahu; bahwa senyum yang terukir di hatiku lebih jelita dari segala nyata. Ketika rindu …