GHOUTA Kita SEMUA

Apa yang kita saksikan di media tentang Ghouta hanyalah wakil kecil dari ratusan ribu lain saudara kita yang mengalami nestapa tanpa sempat terrekam kamera; terledak oleh kegilaan orang-orang yang mencoba mempertahankan takhta durjana, terbakar oleh dendam membara peradaban tua pada Islam dan generasi terbaiknya, terbunuh oleh pengkhianat yang berlabel agama membuta, terbantai oleh insan-insan tak bertuhan yang panjang riwayat kejinya, serta tercekik di antara berbagai kepentingan adikuasa yang bersandiwara.

Mungkin ada yang mengatakan, “Ini propaganda barat”. Tak bisa disangkal banyak yang kepentingan atas Suriah. Maka percaya pada nurani yang masih bisa mendengar tangis anak-anak tak bersalah dan ratapan orangtuanya adalah pegangan kita. Semua pilihan ‘percaya siapa’, akan kita pertanggungjawabkan secara pribadi; dan tak dapat kita elakkan dengan lembaga atau nama, qaul syaikh fulan atau opini media.

Begini.

Katakanlah ada seorang Presiden, dia innocent, bahkan ma’shum, tidak punya dosa sama sekali; tapi ratusan ribu rakyatnya kehilangan nyawa, 5 juta di antara mereka mengungsi terlunta hingga jauh ke jantung Eropa; apakah Presiden yang sudah tak mampu sedikitpun menawarkan perlindungan pada rakyatnya ini masih layak disebut Presiden?

Sekali lagi; katakanlah dia sama sekali tidak berdosa, apakah masih layak dia memangku kepemimpinan yang membiarkan terbunuh dan terlantarnya jutaan orang?

Itu kalau dia tak bersalah.

Faktanya, siapa yang membumihanguskan Aleppo hingga Ghouta dengan serangan udara yang begitu massif, hujan bom barrel, dan pengerahan tentara hingga bergabungnya milisi-milisi Syi’ah Iran dan mengundang keterlibatan besar Rusia?

Presiden ini bukan hanya diam. Dia terlibat dalam penyengsaraan dahsyat rakyatnya.

“Tapi kan mereka pemberontak?”, ujar sebagian.

Fikirkanlah. Jika sampai sebegitu banyak rakyatnya yang dianggap pemberontak, jutaan yang memilih keluar dari negerinya, ratusan ribu harus meregang nyawa ketika bertahan; legitimasi macam apa yang masih dimilikinya sebagai pemimpin sebuah negara?

“Tapi kan dia bela Palestina? Anti Israel? Anti Amerika?”

Ada yang tahu sudah berapa banyak bom barel yang ditembakkan Bashar ke arah Israel dibanding yang telah dia jatuhkan ke Aleppo dan Ghouta, rumah rakyatnya sendiri? Ada berapa banyak serangan udara pesawat tempur yang sudah dia luncurkan untuk membebaskan Dataran Tinggi Gholan, wilayahnya sendiri, yang dijajah Israel dibanding serangan udaranya ke Aleppo dan Ghouta?

Mohon maaf, bagi saya, ini sudah clear. Runtutan kejadian dari awalnya masih bisa Shalih(in+at) simak di: http://sahabatalaqsha.com/nws/?p=13164

#PerhatikanGhouta, Sedekah ke Garis Depan Suriah via @SahabatAlAqsha

Infaq Suriah
Bank Syariah Mandiri 77 55 12345 7
BNI Syariah 77 55 12345 6

Infaq Operasional
Bank Syariah Mandiri 77 66 12345 1

SMS/WA 0821 1293 5195

Jl. Jogokariyan No. 41 Jogjakarta

www.SahabatAlAqsha.com | www. SahabatSuriah.com
@SahabatAlAqsha | @SahabatSuriah