BERSAMA DI AKHIRAT

Lagi-lagi cinta karena Allah itu membawa kita kepada satu kedudukan yang tidak dicapai oleh amal-amal kita pribadi. Dalam hadits, ketika seorang datang kepada Nabi ﷺ dan bertanya, “ya Rasulullah, مَتَى السَاعَةْ?” “Kapan kiamat?” Nabi mengatakan, “apa yang sudah kau siapkan untuk menghadapinya?”

Orang itu berkata, “لَا شَيْءَ إِلَّا أَنِّي أُحِبُّ اللَّهَ وَرَسُولَهُ.” “Tidak ada, selain cinta kepada Allah dan Rasulnya ﷺ.” Maka Rasulullah mengatakan, “engkau akan bersama yang kau cinta.”

Kata Anas bin Malik, hadits ini walau ditukar dengan sepenuh bumi berisi emas, tidak akan dia berikan. Karena apa? Kata Anas bin Malik, “amalku, ibadahku, tidak ada seujung kuku Umar, Abu Bakar, apalagi Nabi. Tapi aku mencintai mereka. Maka dengan begitu aku berharap kelak di akhirat masih bisa bersama dalam surga yang sama dengan mereka; dengan Rasulullah, dengan Abu Bakar, dengan Umar bin Khattab.”

Mari ktia mencintai dan perhatikan siapa yang paling kita cintai. Di akhirat kita akan bersama dengannya.

Subscribe dan simak kajian-kajian @proumedia lainnya di YouTube/proyouchannel. Tag sahabat terbaikmu!

? @salimafillah
? @mfarisap
? @fullheart.corp
? @mncrgkn.skl


#syiarkan #gagasandancitacita #proyouchannel #1minutebooster#mncrgknskl

https://www.facebook.com/salim.a.fillah/videos/1653498851409894/


Posted

in

, , ,

by