Category: Puisi

  • MARI PULANG, CINTA

    Kata-kata mesra yang kita bisikkan pada kekasih yang diridhaiNya.. Tersimpan di suatu tempat rahasia di langit sana.. Pada suatu hari mereka akan turun bersama hujan.. Lalu semerbak harumnya akan tersebar ke seluruh penjuru bumi.. Bersama itu gerimis cinta bernyanyi.. Mengecipak serasah, mengetuk-ngetuk tanah.. Memintanya memberi jalan.. Pada benih-benih yang tertanam.. Agar tunasnya menyeruak, berakar, tumbuh,…

  • NASEHAT NIKAH

    Tiada terlihat lebih indah, bagi dua hati yang saling mencintai, yang semisal nikah. Tiada terdengar lebih tuah, bagi dua pribadi yang menikah, yang semisal berkah. Tiada terbaca lebih menjaga, bagi kedua jiwa yang berkah, yang semisal sakinah. Tiada teraba lebih membara, bagi dua sosok yang sakinah, yang semisal mawaddah. Tiada terasa lebih surga, bagi dua…

  • PETANG Hari PUISI

    Petang, jika tanpa wajahmu yang berkilauan wudhu’ adalah gelap berlipat-lipat. Senja, jika tanpa senyummu yang seiris surga tersiram madu adalah pahit mencekik urat. Surup, jika tanpa tilawahmu yang lirih syahdu adalah sunyi menjerat-jerat. Tapi aku tak boleh takut, tapi aku tak boleh sedih.. Karena aku hendak belajar indahnya gelap dari rindu kepada Maghrib, pada shaff…

  • NAUNGAN

    Dalam panas maupun deras, dalam terik maupun rintik, dalam gerah maupun basah, dalam susah maupun resah, naungan selalu bermakna kebaikan. Maka ketika mentari didekatkan sejengkal, ketika dalam telanjang, tanpa alas kaki, dan tak berkhitan semua dicekam ketakutan atas dirinya sendiri, janji Allah untuk memberi naungan terasa manis sekali. Ialah lindungan, penjagaan, kesejukan, keteduhan, ketenangan, ketentraman.…

  • KEZHALIMAN

    Bagi tiap tirani aniaya yang perkasa; Allah selalu hadirkan pejuang gigih. Tapi Dia Maha Kuasa mengakhiri mereka dengan hal kecil dan sederhana. Bagi Fir’aun yang merasa kuasa mengalirkan Nil dan memperbudak Bani Israil; ada Musa yang tak putus asa. Tapi airlah yang mengakhiri si raja. Bagi Namrudz yang menyatakan mampu menghidupkan dan mematikan; ada Ibrahim…

  • SENANDUNG

    Lengan-lengan baju disingsingkan. Beliung menghantam bebatuan. Debu-debu menguar mengaburkan pandangan. Tanah-tanah diangkut dengan cekatan. Dan lapar letih yang mencekik tajam dicekam kabar sepuluh ribu musuh yang mendekat kian. Sosok agung itu turun pula ke galian. Dia ﷺ menghela bongkah-bongkah di atas kepala sementara bebutir kecilnya mengotori pakaian. Dari lisan sucinya ﷺ tersenandung kesyahduan. Lembut mengalun…