HATIKU adalah BATUMU

“Buat apa aksi? Kita nangis dan teriak-teriak doang. Nggak mengubah keadaan kan? Buat apa mereka melempar batu? Hanya menambah korban sipil kan?” Pernyataan macam ini muncul karena dalam memandang peristiwa, kita sering hanya memusatkan perhatian pada puncaknya. Padahal takkan ada puncak tanpa dasar dan penopang. Dalam pembebasan kembali Masjidil Aqsha pada 1187, kitapun cuma mengingat nama Shalahuddin Al Ayyubi dan …

GAZA dan ‘ASQALAN

Betapa pentingnya daratan di seberang perahu yang saya tumpangi 5 tahun lalu ini. Di sebelah Utara-Timur Laut adalah ‘Asqalan. Di sebelah Selatan-Barat Daya adalah Gaza. Di ujung suatu hadits panjang tentang babak sejarah yang dilalui ummat, Rasulullah bersabda: فعليكم بالجهاد وإن أفضل جهادكم الرباط وإن أفضل رباطكم عسقلان “Maka atas kalian kewajiban berjihad, dan sesungguhnya jihad kalian yang paling utama …

AL-AQSHA SATUKAN KITA

Sepanjang sejarahnya, Baitul Maqdis atau kota Jerusalem, senantiasa berada dalam keadaan damai ketika berada di dalam pelayanan kaum Muslimin. Dari masa Sayyidina Umar dengan Al ‘Uhdah Al ‘Umariyah sampai datangnya pasukan Salib, demikian pula dari masa Salahudin Al-Ayubi sampai lepasnya kota Baitul Maqdis dari Turki Utsmani. Tetapi selama Jerusalem berada di bawah penjajahan, baik pasukan Salib maupun kini oleh negara …

HAMAS, sepenuh HAMASAH

Ia pemuda biasa. Lahir dari keluarga miskin lagi pengungsi. Ia bermimpi untuk melawan kezhaliman yang mencakar koyak wajah bumi para Nabi, tanah kelahirannya, sejak pertengahan abad lalu. Suatu hari masih dalam sengatan mimpinya, ia bersama teman-temannya membuat sebuah acara kemah ketangkasan di pantai Gaza. Dan dari sanalah kisah menakjubkan itu dimulai. Di akhir acara mereka berlomba, mereka saling adu ketahanan. …