Mengaji, Rahmat, dan Kelembutan

“Tidaklah suatu kaum berkumpul di salah satu rumah Allah membaca Kitabullah dan saling mempelajari nya di antara mereka melainkan akan turun kepada mereka sakinah (ketenangan), akan dicurahi RAHMAT, akan dinaungi oleh para malaikat dan Allah akan menyebut-nyebut mereka dengan bangga pada-pada makhluk yang dimuliakan di sisiNya.” (HR. Muslim, no. 2699)

“Maka disebabkan rahmat dari Allah lah kamu berlaku lemah lembut terhadap mereka. Sekiranya kamu bersikap keras lagi berhati kasar, tentulah mereka menjauhkan diri dari sekelilingmu. Karena itu, maafkanlah mereka, mohonkanlah ampun bagi mereka dan bermusyawarahlah dengan mereka dalam urusan itu. Kemudian apabila kamu telah membulatkan tekad, maka bertawakkallah kepada Allah. Sesungguhnya Allah menyukai orang-orang yang bertawakkal kepada-Nya.” (QS Ali ‘Imraan: 159)
__________
Jazakumullaahu khayran pada @salingsapatv untuk penggalan bincang tentang keutamaan majelis dzikir dan ta’lim ini.

Mengaji, Rahmat, dan Kelembutan@salimafillah..وَمَا اجْتَمَعَ قَوْمٌ فِى بَيْتٍ مِنْ بُيُوتِ اللَّهِ يَتْلُونَ كِتَابَ اللَّهِ وَيَتَدَارَسُونَهُ بَيْنَهُمْ إِلاَّ نَزَلَتْ عَلَيْهِمُ السَّكِينَةُ وَغَشِيَتْهُمُ الرَّحْمَةُ وَحَفَّتْهُمُ الْمَلاَئِكَةُ وَذَكَرَهُمُ اللَّهُ فِيمَنْ عِنْدَه..“Tidaklah suatu kaum berkumpul di salah satu rumah Allah membaca Kitabullah dan saling mempelajari nya di antara mereka melainkan akan turun kepada mereka sakinah (ketenangan), akan dicurahi RAHMAT, akan dinaungi oleh para malaikat dan Allah akan menyebut-nyebut mereka dengan bangga pada-pada makhluk yang dimuliakan di sisiNya.” (HR. Muslim, no. 2699)..فَبِمَا رَحْمَةٍ مِنَ اللَّهِ لِنْتَ لَهُمْ وَلَوْ كُنْتَ فَظًّا غَلِيظَ الْقَلْبِ لَانْفَضُّوا مِنْ حَوْلِكَ فَاعْفُ عَنْهُمْ وَاسْتَغْفِرْ لَهُمْ وَشَاوِرْهُمْ فِي الْأَمْرِ فَإِذَا عَزَمْتَ فَتَوَكَّلْ عَلَى اللَّهِ إِنَّ اللَّهَ يُحِبُّ الْمُتَوَكِّلِينَ..“Maka disebabkan rahmat dari Allah lah kamu berlaku lemah lembut terhadap mereka. Sekiranya kamu bersikap keras lagi berhati kasar, tentulah mereka menjauhkan diri dari sekelilingmu. Karena itu, maafkanlah mereka, mohonkanlah ampun bagi mereka dan bermusyawarahlah dengan mereka dalam urusan itu. Kemudian apabila kamu telah membulatkan tekad, maka bertawakkallah kepada Allah. Sesungguhnya Allah menyukai orang-orang yang bertawakkal kepada-Nya.” (QS Ali ‘Imraan: 159)__________Jazakumullaahu khayran pada @salingsapatv untuk penggalan bincang tentang keutamaan majelis dzikir dan ta'lim ini.

Dikirim oleh Salim A. Fillah pada 5 Januari 2018