TULISAN JELEK

Ada kisah jenaka yang akan selalu menjadi renungan tak henti-henti bagi penulis yang tak boleh pupus belajar seperti kami. Adalah Al Imam Shafiyuddin Muhammad ibn ‘Abdurrahim Al Hindiy, seorang faqih madzhab Syafi’i di jazirah anak benua, sering mendapat cibiran orang bersebab tulisan tangannya yang jelek.

“Isinya masyaallah, tapi tulisannya inna lillah. Ilmunya anugerah, tapi khath-nya musibah”, demikian kira-kira dikatakan orang jika membaca bukunya. Ya, pada masa itu, dalam pencetakan buku, pelatnya masih tetap harus dijiplak dari tulisan asli penyusunnya.

“Suatu hari aku pergi ke toko buku, lalu aku mendapatkan sebuah buku yang tulisannya sangat jelek. Aku sangat yakin bahwa tulisan di buku itu jauh lebih jelek dari tulisanku”, demikian beliau berkisah. “Lalu aku membelinya dengan harga mahal, untuk membantah perkataan orang bahwa tulisanku adalah tulisan yang paling jelek. Tanpa menyeksamai isinya terlebih dahulu, akupun membawanya pulang ke rumah.”

“Sesampai di rumah akupun membacanya”, pungkas beliau. “Ternyata buku itu adalah tulisanku yang dulu.”
_____________
Bagi Shalih(in+at) yang perlu daftar tulisan kami; berikut senarainya:

1) Nikmatnya Pacaran Setelah Pernikahan
2) Agar Bidadari Cemburu Padamu
3) Bahagianya Merayakan Cinta
4) Saksikan bahwa Aku Seorang Muslim
5) Jalan Cinta Para Pejuang
6) Dalam Dekapan Ukhuwah
7) Menyimak Kicau Merajut Makna
8) Lapis-lapis Keberkahan
9) Menggali ke Puncak Hati
10) Rihlah Dakwah: Melawat Berburu Hikmat
11) Bersamamu di Jalan Dakwah Berliku (Duet dengan Ust. @felixsiauw)
12) Sunnah Sedirham Surga
13) #MNCRGKNSKL (Duet dengan Akhinda Ust. @zaky_zr)

Semua bisa didapat insyaallah di stan @proumedia dalam gelaran @islamicbookfair 2018 di JCC Senayan (18-22 April 2018), Makkah stan nomor 61-64 dan Arafah stan nomor 150-153. Nantikan bedah buku #MNCRGKNSKL bersama kami, @zaky_zr dan Ust. @handy.bonny yang @mncrgkn.skl pada Ahad 22 April jam 10.00 di Panggung IBF.😊

TULISAN JELEK@salimafillah.Ada kisah jenaka yang akan selalu menjadi renungan tak henti-henti bagi penulis yang tak boleh pupus belajar seperti kami. Adalah Al Imam Shafiyuddin Muhammad ibn ‘Abdurrahim Al Hindiy, seorang faqih madzhab Syafi’i di jazirah anak benua, sering mendapat cibiran orang bersebab tulisan tangannya yang jelek..“Isinya masyaallah, tapi tulisannya inna lillah. Ilmunya anugerah, tapi khath-nya musibah”, demikian kira-kira dikatakan orang jika membaca bukunya. Ya, pada masa itu, dalam pencetakan buku, pelatnya masih tetap harus dijiplak dari tulisan asli penyusunnya..“Suatu hari aku pergi ke toko buku, lalu aku mendapatkan sebuah buku yang tulisannya sangat jelek. Aku sangat yakin bahwa tulisan di buku itu jauh lebih jelek dari tulisanku”, demikian beliau berkisah. “Lalu aku membelinya dengan harga mahal, untuk membantah perkataan orang bahwa tulisanku adalah tulisan yang paling jelek. Tanpa menyeksamai isinya terlebih dahulu, akupun membawanya pulang ke rumah.”.“Sesampai di rumah akupun membacanya”, pungkas beliau. “Ternyata buku itu adalah tulisanku yang dulu.”_____________Bagi Shalih(in+at) yang perlu daftar tulisan kami; berikut senarainya:.1) Nikmatnya Pacaran Setelah Pernikahan2) Agar Bidadari Cemburu Padamu3) Bahagianya Merayakan Cinta4) Saksikan bahwa Aku Seorang Muslim5) Jalan Cinta Para Pejuang6) Dalam Dekapan Ukhuwah7) Menyimak Kicau Merajut Makna8) Lapis-lapis Keberkahan9) Menggali ke Puncak Hati10) Rihlah Dakwah: Melawat Berburu Hikmat11) Bersamamu di Jalan Dakwah Berliku (Duet dengan Ust. @felixsiauw)12) Sunnah Sedirham Surga13) #MNCRGKNSKL (Duet dengan Akhinda Ust. @zaky_zr).Semua bisa didapat insyaallah di stan @proumedia dalam gelaran @islamicbookfair 2018 di JCC Senayan (18-22 April 2018), Makkah stan nomor 61-64 dan Arafah stan nomor 150-153. Nantikan bedah buku #MNCRGKNSKL bersama kami, @zaky_zr dan Ust. @handy.bonny yang @mncrgkn.skl pada Ahad 22 April jam 10.00 di Panggung IBF.😊

Dikirim oleh Salim A. Fillah pada 20 April 2018