Month: September 2012

  • Karenamu, Ya RasulaLlah

    Karena tentangmu Ya RasulaLlah, ialah sebaik-baik kisah, seindah-indah cermin, semulia-mulia jalan, semurni-murni teladan. Karena pada dirimu Ya RasulaLlah; sebening-bening hati, sejernih-jernih jiwa, sedalam-dalam ilmu, setepat-tepat fahaman. Karena dalam tindakmu Ya RasulaLlah; seikhlas-ikhlas niat, seihsan-ihsan amal, seteguh-teguh prinsip, sejelas-jelas ikutan. Karena di tiap langkahmu Ya RasulaLlah; seagung agung akhlaq, seluhur-luhur budi, segenap-genap syukur, seutuh-utuh sabar. Karena…

  • Yang Tercatat untuk Direnungi

     -kata pengantar untuk Menyimak Kicau Merajut Makna- Pada sesama, “Perhatikan apa yang dikatakan, tak perlu kau lihat siapa pengucapnya.” Tapi untuk diri, “Sudah seharusnya tiap kita melayakkan diri untuk didengar.”   Sebelum kedatangan Imam Asy Syafi’i (150-204 H) ke Kairo, adalah tiga orang murid Imam Malik ibn Anas (93-185 H) yang menjadi muara rujukan bagi…